Muscat, Oman – Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) memperkuat kiprahnya di tingkat global dengan dipercaya sebagai co-host dalam The 13th International Conference on The Role of Artificial Intelligence in Enhancing Interdisciplinary Collaboration between the Human and Applied Sciences (RAIEICHA-26) yang digelar Scholar Worldwide di Muscat, Oman, pada 6–7 Juli 2026.Rektor Unmuh Babel, Dr. Ir. Fadillah Sabri, S.T., M.Eng., IPM., memimpin langsung delegasi kampus, didampingi Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerja Sama (KUIK), Haiyudi, S.Pd., M.Ed.

“Keikutsertaan kami sebagai co-host mencerminkan komitmen kuat Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dalam memperluas kemitraan akademik global, memperkuat kolaborasi riset internasional, serta berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat bagi umat manusia. Saya juga ingin menyampaikan penghargaan yang tulus kepada seluruh pembicara utama, pemakalah, reviewer, panitia penyelenggara, dan peserta yang berasal dari berbagai negara di dunia. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian menunjukkan komitmen bersama kita untuk mendorong inovasi, memperkuat kolaborasi, dan mewujudkan keunggulan akademik lintas negara dan lintas disiplin ilmu,” ucap Rektor.
“Semoga konferensi ini mampu melahirkan gagasan-gagasan baru, memperkuat kemitraan internasional, serta memberikan kontribusi bagi terwujudnya masa depan yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan berpusat pada nilai-nilai kemanusiaan,” imbuhnya.
Kepala KUIK, Haiyudi, menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda kerjasama yang dilakukan oleh Unmuh Babel dengan Scholar Worldwide.

“Ini merupakan bentuk upaya kita untuk internasionalisasi perguruan tinggi, Unmuh Babel, agendanya pada saat pembukaan kemarin (06/07) Pak Rektor menyampaikan sambutan dan hari ini saya juga menyampaikan beberapa gagasan yang dimuat dalam paper penelitian. Harapannya ini akan terus berlanjut, dan perencanaan tahun depan yang akan dilaksanakan di Indonesia agar teman-teman yang lain bisa ikut bersama,” ujar Haiyudi.
Menurut Director of Scholar Worldwide, Prof. Dr. Murad Al-Abdullah, kemitraan yang dibangun bersama berbagai perguruan tinggi dari berbagai negara ini memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar penyelenggaraan konferensi.“Kami bukan sekedar mengundang untuk datang dan bekerjasama menyelenggarakan konferensi. Namun, lebih dari itu kerjasama ini bertujuan untuk memberikan dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Melalui penelitian dari berbagai bidang, konferensi ini diharapkan dapat menjadi pertukaran ilmu khususnya dalam menyongsong era digitalisasi yang dikenal dengan Artificial Intelligence (AI),” jelasnya.
Pada penutupan konferensi hari kedua, Rektor kembali menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kolaborasi akademik di era kecerdasan buatan.
“Selama dua hari terakhir, kita telah menyaksikan bahwa Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI) jauh lebih dari sekadar teknologi yang sedang berkembang. AI telah menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai disiplin ilmu, mendorong lahirnya inovasi, serta memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks,” katanya.

“Apabila Scholar Worldwide berkenan menyelenggarakan salah satu konferensi internasionalnya di Indonesia pada masa yang akan datang, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung akan merasa sangat terhormat apabila kembali dipercaya menjadi institusi co-host. Kami akan dengan senang hati menyambut kehadiran Bapak dan Ibu semua di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang indah, tempat keunggulan akademik berpadu dengan kekayaan budaya, keramahan masyarakat, serta keindahan alam yang memikat. Kami juga berharap kemitraan antara Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dan Scholar Worldwide akan terus berkembang dan melahirkan lebih banyak kegiatan akademik internasional yang sukses pada tahun-tahun mendatang,” pungkas Rektor. (Humas Unmuh Babel)

