Bandar Lampung – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II sukses menyelenggarakan Silaturahmi bersama Pimpinan Perguruan Tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah II bertempat di Gedung Mahligai Agung Universitas Bandar Lampung (UBL). Mengusung tema “Dari Kampus untuk Negeri: Sinergi Inovasi, Talenta, dan Budaya Ilmiah untuk Indonesia Emas”. Acara ini menjadi ajang strategis untuk menguatkan sinergi dan arah kebijakan pendidikan tinggi yang berdampak. (11-12 Juni 2025)
Kegiatan dibuka oleh Kepala LLDIKTI Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., yang menyampaikan apresiasi atas partisipasi para pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) serta dukungan Universitas Bandar Lampung sebagai tuan rumah. Dalam sambutannya, Prof. Iskhaq mengatakan LLDIKTI Wilayah II akan terus meningkatan dan mendukung pengembangan karier dosen. “Jabatan fungsional dosen di LLDIKTI Wilayah II mengalami peningkatan signifikan, terutama pada jenjang Lektor Kepala yang naik sebesar 17,4%, dari 385 orang pada tahun 2023 menjadi 432 orang pada tahun 2025. Begitu pula dengan jenjang Guru Besar, yang menunjukkan pergerakan cukup positif, dari 40 orang pada tahun 2023 meningkat menjadi 56 orang pada tahun 2025, atau naik sebesar 40%,” kata Prof. Iskhaq.

Selain itu, Prof. Iskhaq menyampaikan bahwa LLDIKTI Wilayah II akan selalu berupaya meningkatkan mutu perguruan tinggi, salah satunya melalui program rasionalisasi perguruan tinggi. Program ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan dengan mendorong perguruan tinggi kecil bergabung dengan perguruan tinggi yang sudah eksisting. Saat ini jumlah perguruan tinggi terus mengalami penurunan karena banyak yang telah melakukan penggabungan. Pada tahun 2022 terdapat 204 perguruan tinggi, kini jumlahnya tersisa 160, dan diperkirakan pada akhir tahun ini akan menjadi 156 perguruan tinggi,” jelas Prof. Iskhaq.
Lebih lanjut ia menambahkan, dengan jumlah yang tidak terlalu banyak, kami berharap layanan LLDIKTI akan semakin maksimal karena kami dapat lebih fokus mendorong perguruan tinggi yang ada untuk terus meningkatkan mutu.
Di hari pertama kegiatan silaturahmi bersama Pimpinan Perguruan Tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah II menghadirkan Sharing Session tentang “Praktik Baik: Pembangunan dan Pengelolaan Kampus Inovasi dan Berdampak oleh Prof. Dr. Ir. Muhammad Yusuf Sulfarano Barusman, MBA., (Rektor UBL), selanjutnya menghadirkan dua narasumber ahli Dr. Ardiyan Saptawan, M.Si., dan Dr. Ir. Dwi Setyawan, M.Sc., untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya akreditasi pada perguruan tinggi.

Di hari kedua Kamis 24 Juni 2025, kegiatan dilanjutkan dengan Panel Diskusi pertama bersama Direktur Kelembagaan Kemendiktisaintek Prof. Dr. Muhammad Najib, S.TP., M.M., dengan tema “Pendidikan Tinggi Bermutu, Relevan, dan Berdampak”.
Dalam materinya, Prof. Najib menjelaskan evolusi universitas dalam empat fase besar:
- Universitas 1.0, berfokus pada pengajaran;
- Universitas 2.0, berkembang menjadi research university, yaitu bukan hanya fokus pengajaran namun juga pada riset.
- Universitas 3.0, berperan sebagai entrepreneur university, artinya kampus tidak hanya fokus pada pendidikan pengajaran dan penelitian, tapi kampus juga mengambangkan inovasi yang menjadi entrepreneur university.
- Universitas 4.0, kampus yang mampu memberikan dampak langsung pada masyarakat dengan menyelesaikan berbagai persoalan riil di sekitarnya.
“Universitas yang berdampak adalah kampus yang mampu hidup bersama masyarakat, menyelesaikan masalah sosial, dan menjawab kebutuhan zaman,” ujar Prof. Najib.
Tambah Prof. Najib menyampaikan bahwa saat ini Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia baru menyentuh angka 32%, sementara 68% anak usia kuliah belum dapat mengakses pendidikan tinggi. Hal ini membuka peluang besar bagi Perguruan Tinggi Swasta untuk berkontribusi lebih besar dalam menjangkau masyarakat serta pentingnya inovasi riset yang berdampak terhadap ekonomi.

Kemudian dalam sesi Panel Diskusi kedua menghadirkan narasumber Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., membawakan materi Arah dan Kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dan Wakil Gubernur Provinsi Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., dengan materi Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Kampus Berdampak.
Dalam paparannya Wakil Gubernur Provinsi Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., mengajak seluruh pimpinan perguruan tinggi di Provinsi Lampung untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun kampus yang berdampak nyata bagi masyarakat. “Pendekatan kolaboratif harus diperkuat melalui riset antar perguruan tinggi dan penguatan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan industri serta masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah siap membuka peluang kolaborasi lintas sektor, termasuk dalam pengembangan pariwisata berbasis akademik dan riset. “Kami membuka seluas-luasnya peluang kolaborasi di bidang riset, inovasi, dan pengembangan masyarakat. Mari kita ciptakan kampus yang berdampak bagi masa depan Lampung dan Indonesia,” pungkasnya.
Dalam kesempatannya, Prof. Fauzan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyampaikan bahwa pengelolaan PTS tidak harus sepenuhnya terpaku pada juknis pemerintah, namun bisa memiliki pedoman sendiri yang sesuai dengan visi dan kebutuhan kampus. Prof. Fauzan juga mendorong kampus untuk mengembangkan potensi inovatif dan untuk memberikan kepastian kelulusan dan kemandirian lulusan, baik dalam bentuk kompetensi maupun kesiapan menghadapi dunia kerja. “Pentingnya perubahan paradigma pada Fakultas Keguruan, yang tidak hanya mencetak guru, tetapi juga pengusaha pendidikan yang kreatif dan inovatif,” kata Prof. Fauzan.
Wamen Fauzan mengungkapkan bahwa jumlah mahasiswa penerima KIP Kuliah masih jauh lebih sedikit dibandingkan total mahasiswa. Oleh karena itu, perguruan tinggi diminta tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah. Prof. Fauzan mengajak seluruh pengelola perguruan tinggi untuk tidak alergi terhadap kolaborasi. “Jangan menutup diri, kolaborasi adalah kekuatan, bukan ancaman,” tegasnya.

Silaturahmi ini menjadi langkah LLDIKTI Wilayah II dalam menyatukan arah dan visi pembangunan pendidikan tinggi, sekaligus sebagai momen apresiasi LLDIKTI Wilayah II kepada perguruan tinggi yang telah konsisten meningkatkan mutu perguruan tinggi sebagaimana tertuang dalam Keputusan Kepala LLDIKTI Wilayah II Nomor. 2112/ll2/hk.03.01/2025 tentang Pemeringkatan Perguruan Tinggi di Lingkungan LLDIKTI Wilayah II Tahun 2025.
Tabel Pemeringkatan Perguruan Tinggi di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah II Tahun 2025
Kategori 1 : Kualitas lulusan
| Bentuk Perguruan Tinggi | Peringkat | Nama Perguruan Tinggi |
| Universitas | 1 | Universitas Teknokrat Indonesia |
| 2 | Universitas Aisyah Pringsewu | |
| 3 | Universitas Muhammadiyah Metro | |
| Institut | 1 | Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang |
| Sekolah Tinggi | 1 | Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al- Su’aibah |
| Akademi | 1 | Akademi Komunitas Dharma Bhakti Bangka |
Kategori 2 : Mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus
| Bentuk Perguruan Tinggi | Peringkat | Nama Perguruan Tinggi |
| Universitas | 1 | Universitas Bina Darma |
| 2 | Universitas Dehasen Bengkulu | |
| 3 | Universitas Muhammadiyah Kotabumi | |
| Institut | 1 | Institut Sains dan Bisnis Atma Luhur |
| 2 | Institut Teknologi Bisnis dan Bahasa Dian Cipta Cendikia | |
| Sekolah Tinggi | 1 | Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al Islam Tunas Bangsa |
| 2 | STISIPOL Candradimuka |
Kategori 3 : Dosen berkegiatan di luar kampus
| Bentuk Perguruan Tinggi | Peringkat | Nama Perguruan Tinggi |
| Universitas | 1 | Universitas Lembah Dempo |
| 2 | Universitas Serelo Lahat | |
| 3 | Universitas PGRI Silampari | |
| Institut | 1 | Institut Citra Internasional |
| 2 | Institut Sains dan Bisnis Atma Luhur | |
| 3 | Institut Teknologi dan Bisnis Palcomtech | |
| Sekolah Tinggi | 1 | Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Budi Mulia Sriwijaya |
| 2 | Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al Islam Tunas Bangsa | |
| 3 | Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hesti Wira Sriwijaya | |
| Politeknik | 1 | Politeknik Akamigas Palembang |
| 2 | Politeknik Belitung | |
| 3 | Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa | |
| Akademi | 1 | Akademi Akuntansi dan Manajemen Pembangunan |
| 2 | Akademi Kebidanan Prestasi Agung | |
| 3 | Akademi Komunitas Industri Pertambangan Bukit Asam |
Kategori 4 : Kualifikasi Dosen
| Bentuk Perguruan Tinggi | Peringkat | Nama Perguruan Tinggi |
| Universitas | 1 | Universitas Muhammadiyah Kotabumi |
| 2 | Universitas Teknokrat Indonesia | |
| 3 | Universitas Multi Data Palembang | |
| Institut | 1 | Institut Teknologi dan Bisnis Palcomtech |
| 2 | Institut Informatika Dan Bisnis Darmajaya | |
| 3 | Institut Pahlawan 12 | |
| Sekolah Tinggi | 1 | Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al Islam Tunas Bangsa |
| 2 | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gentiaras | |
| 3 | Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hesti Wira Sriwijaya | |
| Politeknik | 1 | Politeknik Akamigas Palembang |
| 2 | Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa | |
| 3 | Politeknik Belitung | |
| Akademi | 1 | Akademi Farmasi Cendikia Farma Husada |
| 2 | Akademi Maritim Bina Bahari | |
| 3 | Akademi Komunitas Industri Pertambangan Bukit Asam |
Kategori 5 : Karya Ilmiah, Seni, dan Teknologi.
| Bentuk Perguruan Tinggi | Peringkat | Nama Perguruan Tinggi |
| Universitas | 1 | Universitas Muhammadiyah Lampung |
| 2 | Universitas Sumatera Selatan | |
| 3 | Universitas Teknokrat Indonesia | |
| Institut | 1 | Institut Informatika Dan Bisnis Darmajaya |
| 2 | Institut Maritim Prasetiya Mandiri | |
| 3 | Institut Teknologi Pagar Alam | |
| 3 | Institut Citra Internasional | |
| Sekolah Tinggi | 1 | Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al Islam Tunas Bangsa |
| 2 | Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda | |
| 3 | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Madani | |
| Politeknik | 1 | Politeknik Tunas Garuda |
| 2 | Politeknik Raflesia | |
| 3 | Politeknik Akamigas Palembang | |
| Akademi | 1 | Akademi Komunitas Industri Pertambangan Bukit Asam |
| 2 | Akademi Farmasi Cendikia Farma Husada | |
| 3 | Akademi Keperawatan Bunda Delima |
Kategori 6: Evaluasi Pembelajaran
| Bentuk Perguruan Tinggi | Peringkat | Nama Perguruan Tinggi |
| Universitas | 1 | Universitas Muhammadiyah Bengkulu |
| 2 | Universitas Teknokrat Indonesia | |
| 3 | Universitas Aisyah Pringsewu | |
| Institut | 1 | Institut Rahmaniyah Sekayu |
| 2 | Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Muhammadiyah Palembang | |
| 3 | Institut Teknologi Muhammadiyah Sumatera | |
| Sekolah Tinggi | 1 | Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al Islam Tunas Bangsa |
| 2 | Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda | |
| 3 | Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Bhakti Pertiwi | |
| Politeknik | 1 | Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa |
| Akademi | 1 | Akademi Keuangan Dan Perbankan Mulia Darma Pratama |
| 2 | Akademi Akuntansi dan Manajemen Pembangunan |
Kategori 7 : Penerima Pendanaan Program Penelitian Tahun Anggaran 2025 berdasarkan nominal pendanaan
| Peringkat | Nama Perguruan Tinggi | Nominal Pendanaan |
| 1 | Universitas Aisyah Pringsewu | Rp. 1.175.650.000,- |
| 2 | Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung | Rp. 1.125.460.000,- |
| 3 | Universitas PGRI Palembang | Rp. 1.102.420.000,- |
Kategori 8 : Penerima Pendanaan Program Penelitian Tahun Anggaran 2025 berdasarkan jumlah judul yang didanai
| Peringkat | Nama Perguruan Tinggi | Jumlah Judul |
| 1 | Universitas Aisyah Pringsewu | 29 |
| 2 | Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung | 22 |
| 3 | Institut Teknologi Pagar Alam | 15 |
Kategori 9 : Penerima Pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2025 berdasarkan nominal pendanaan
| Peringkat | Nama Perguruan Tinggi | Nominal Pendanaan |
| 1 | Universitas Muhammadiyah Metro | Rp. 460.685.000,- |
| 2 | Universitas Teknokrat Indonesia | Rp. 445.296.000,- |
| 3 | Universitas Malahayati | Rp. 322.824.000,- |
Kategori 10 : Penerima Pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2025 berdasarkan jumlah judul yang didanai
| Peringkat | Nama Perguruan Tinggi | Jumlah Judul |
| 1 | Institut Teknologi Pagar Alam | 11 |
| 2 | Universitas Teknokrat Indonesia | 10 |
| 3 | Universitas Muhammadiyah Metro | 9 |
Kategori 11 : Akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi
| Bentuk Perguruan Tinggi | Peringkat | Nama Perguruan Tinggi |
| Universitas | 1 | Universitas Bandar Lampung |
| 2 | Universitas Muhammadiyah Palembang | |
| 3 | Universitas Teknokrat Indonesia | |
| Institut | 1 | Institut Teknologi dan Bisnis Palcomtech |
| 2 | Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya | |
| 3 | Institut Sains dan Bisnis Atma luhur | |
| Sekolah Tinggi | 1 | Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda |
| 2 | Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Bhakti Pertiwi | |
| 3 | Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Husada | |
| Politeknik | 1 | Politeknik Akamigas Palembang |
| 2 | Politeknik Sekayu | |
| 3 | Politeknik Raflesia | |
| 3 | Politeknik Belitung | |
| Akademi | 1 | Akademi Keperawatan Bunda Delima |
| 2 | Akademi Kebidanan Rangga Husada Prabumulih | |
| 3 | Akademi Kebidanan Hampar Baiduri |
(Penulis: Tata. Editor: Tobari)


